Korban Tewas bom di Surabaya

Dari kejadian ledakan Bom 13 Mei 2018 di Surabaya, Polisi memberikan updete mengenai jumlah korban yang tewas dari ledakan bom di tiga gereja di Surabaya dan juga bom di rusunawa yang ada di Sidowarjo. Total korban yang tewas dari ledakan bom tersebut sekitar 17 orang.

Dari peristiwa ledakan bom yang ada di surabaya, korban yang meninggal dunia ada 14 orang, sedangkan korban yang ada di Sidowarjo ada 3 orang. Selain 17 orang yang meninggal dunia, korban yang terluka akibat ledakan bom tersebut sekitar 45 orang. Dari insiden di Surabaya 43 orang yang terluka, sedangkan yang 2 orang dari insiden Sidowarjo. Hal itu telah disampaikan olem Malpoda jatim Surabaya,Senin 14 Mei 2018.

Sampai saat ini polisi masih menyelidiki dari dua peristiwa bom tersebut. Ledakan bom yang ada di Surabaya dilakukan oleh satu keluarga yang berpencar untuk menyerang tiga gereja yang berbeda dalam waktu yang berdekatan.

Dari ledakan bom yang terjadi di surabaya tersebut, telah di tanggapi oleh sekjen PBB Antonio Gutteres. Sekjen PBB tersebut telah mengutuk teror yang terjadi terhadap jemaat gereja di Surabaya, pada 13 Mei 2018, yang telah mengorbankan anak-anak untuk dimanfaatkan dalam penyerangan tersebut.

Sekjen PBB telah menegaskan kembali dukungan kepada rakyat dan pemerinta Indonesia atas upaya melawan dan mencega terorisme serta kekerasan ekstremis. PBB juga mendukung upaya-upaya kampanye keberagaman dalam moderat dan toleransi. Menurut sekjen PBB, aksi kampanye ini bisa menangkal terorisme dan ekstremisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.