Cara budidaya ikan cupang

Ikan cupang adalah salah satu ikan hias yang banyak diminati beberapa orang karena kecantikannya. Sering kali kita lihat di berbagai sosial media bertebaran group atau komunitas pecinta ikan cupang.

Ikan cupang adalah ikan jenis air tawar dari daerah tropis. Ikan ini biasa banyak di temukan di perairan Asia tenggara, termasuk juga Indonesia. Di alam bebas ikan ini termasuk hidup berkelompok, dan biasa ikan ini sering berkembang biak diperairan rawa-rawa dan juga danau, ikan tersebut tidak menyukai air yang arusnya deras.

Salah satu keistimewaan ikan cupang adalah daya tahan nya, sehingga ikan tersebut dapat hidup didalam air yang sedikit oksigennya, kita bisa pelihara didalam toples kecil tanpa menggunakan mesin oksigen. Ikan cupang tersebut adalah salah satu ikan hias yang paling gampang di plihara dan dikembang biakan.

Utuk budidaya ikan cupang tidak perlu tempat yang luas, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Budidaya ikan cupang adalah salah satu usaha sampingan yang bisa kita kerjakan dirmah. Berikut ini cara budidaya ikan cupang yang bisa anda coba dirumah.

1. Memilih jenis ikan cupang yang akan di budidaya

Dalam pencinta ikan cupang, khususnya para pehobi, ikan cupang terbagi dua jenis, yaitu ikan cupang hias dan ikan cupang laga atau adu. Untuk ikan cupang hias, biasa di pelihara untuk dinikamati keindahan bentuk,warna dan gerakan nya, sedangakan ikan cupang laga atau adu dipelihara untuk di adu atau di laga dengan ikan cupang lainnya.

Dalam hal tersebut, untuk membedakan jenis ikan cupang hias dan ikan cupang adu biasanya di lihat dari gerakan ikan dan bentuk tubuh ikan.

2. Pemilihan Induk ikan cupang

Untuk budidaya ikan cupang kita harus memilih ikan betina dan ikan jantan. Didalam hal ini kita bisa membedakan ikan betina dan juga ikan jantan dengan dilihat dari bentuk tubuh dan warna ikan tersebut. Utuk ciri-ciri ikan betina memiliki tubuh yang kecil dan warna ikan tidak terlalu mencolok atau kilat. Sedangkan untuk ikan jantan bisa di lihat bentuk badan yang lebih besar dari betina, sirip atau ekor lebih lebar dari ikan betina, dan warna tubuh ikan jantan lebih cerah dan kilat. Sebelum peminjahan dilakukan, pastikan kedua induk ikan siap dikawinkan.

3. Peminjahan ikan cupang

Siapkan tempat berupa wadah atau akuarium dengan berukuran 20 x 20 cm, dan juga siapkan gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Kemudian isi tempat peminjahan dengan air bersih secukupnya, jangan lupa tambahkan kedalam wadah peminjahan tanaman air seperti kiambang jangan terlalu padat, masukan ikan jantan yang sudah siap kawin, setelah ikan jantan sudah membuat gelembung masukan ikan betina di tempat peminjahan tersebut. Setelah terjadi pembuahan segera angkat induk betina, karena yang akan bertanggung jawab dan membesarkan adalah ikan jantan. Ketika telur-telur akan sudah menetas selama 3 hari berikan makan seperti kutu air. Setelah anak ikan yang sudah menetas berumur 2 minggu segera angkat induk jantan tersebut.

4. Pakan dan perawatan

Makanan paporit ikan cupang biasanya cacing sultra, kutu air dan larpa nyamuk. Utuk pemberian makan ikan cupang bisa dilakukan selama 3 kali 1 hari. Dan untuk perawatan bisa kita lakukan dengan mengganti air yang ada di dalam wadah secara berkala. Kita bisa melihat apakah ada penumpukan kotoran dan sisa makanan pada dasar wadah. Dari hasil penumpukan tersebut bisa menimbulkan penyakit bahkan kematian pada ikan karena pencemaran air tersebut.

Penjelasan di atas adalah sedikit cara budidaya ikan cupang yang baik dan benar. Anda bisa menjalani cara ini untuk usaha atau hobi anda di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *